SEHAT ALA ALIYA: Olahraga Mudah di Rumah

Olahraga paling susah untuk menentukan waktunya. Sebagian Ladies juga mungkin lebih memilih pergi ke pusat kebugaran atau tempat gym untuk berolahraga. Tapi, sekarang Aliya mau kasih referensi ternyata di rumah juga bisa jadi tempat olahraga Ladies tanpa alat yang mahal atau ribet.

Berikut adalah beberapa macam olahraga yang dapat dilakukan di rumah Ladies ya!

  • Jogging

Salah satu olahraga yang dilakukan dipagi hari sambil berkeliling lingkungan rumah atau menggunakan fasilitas umum jogging track. Sebelum melakukan jogging, sebaiknya Anda melakukan pemanasan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan seperti cedera pada otot.

  • Gerakan Duduk-Berdiri

Hanya memerlukan sebuah kursi. Gerakan ini berguna untuk melatih pernapasan dan melatih otot-otot kaki. Saat melakukan gerakan ini, pastikan Anda duduk tanpa bersandar, posisi tubuh tegak, dengan tatapan lurus kedepan dan posisi perut ditarik kedepan.

  • Gerakan Naik-Turun Tangga

Jika rumah Anda bertingkat dua, maka tangga dapat menjadi tempat untuk berolahraga. Menjelang akhir olahraga, tempo berjalan sedikit lebih cepat seperti berlari.

  • Senam Lantai

Senam lantai biasa meliputi sit up, back up, atau push up dan mudah dilakukan selama ada space untuk berolahraga.

  • Body Massage

Body massage atau pijat merupakan salah satu olahraga pasif dngan bantuan orang lain maupun dilakukan sendiri. Pijat bisa membuat otot menjadi fleksibel, membantu memperbaiki sirkulasi dan menurunkan tekanan darah. Karena sirkulasinya membaik, maka pada gilirannya organ-organ yang ada di dalam tubuh akan berfungsi dan bekerja lebih baik.

Seperti dikutip dari Healthmad dan Buzzle, Rabu (24/11/2010) ada beberapa hal yang membuat setiap orang perlu dipijat, yaitu:

  1. Pijat secara signifikan dapat mempengaruhi sistem saraf perifer, meningkatkan rangsangan dan konduksi impuls saraf, melemahkan dan menghentikan rasa sakit dengan mempercepat proses regenerasi (pemulihan) saraf yang cedera, serta mencegah gangguan pembuluh darah dalam hal komunikasi dan suplai.
  2. Pijat mempengaruhi jaringan tubuh untuk memperluas kapiler dan kapiler cadangan. Hal ini akan meningkatkan aliran darah ke jaringan dan organ, meingkatkan proses reduksi oksidasi, memfasilitasi jantung dan berkontribusi terhadap redistribusi darah dalam tubuh. Serta memberikan sedikit peningkatan jumlah trombosit, leukosit, eritrosit dan hemoglobin tanpa mengganggu keseimbangan asam-basa.
  3. Pijat mempercepat aliran getah bening yang meningkatkan gizi jaringan, mengurangi stasis pada sendi serta organ dan jaringan lain.
  4. Pijat memiliki efek fisiologis yang beragam terhadap kulit dan fungsinya, seperti membersihkan saluran keringat, kelenjar sebaceous, meningkatkan fungsi sekresi, ekskresi dan pernapasan kulit. Setelah dipijat kulit akan menjadi lebih kenyal seta meningkatkan pengaruhnya terhadap suhu (sensitifitasnya menurun terhadap suhu dingin).
  5. Pijat bisa membuat otot menjadi fleksibel, meningkatkan fungsi kontraktil yang mempercepat keluarnya metabolit (hasil metabolisme). Hal ini tergantung dari seberapa kuat dan cepat pijat yang dilakukan.
  6. Pijat membantu mengeluarkan cairan yang terdapat di dalam otot-otot dan memulihkan keadaan normalnya.
  7. Pijat membantu memperbaiki sirkulasi dan menurunkan tekanan darah. Karena sirkulasinya membaik, maka pada gilirannya organ-organ yang ada di dalam tubuh akan berfungsi dan bekerja lebih baik.
  8. Pijat bisa membantu mengatasi nyeri otot superfisial dan memperbaiki postur tubuh yang buruk, hal ini karena pijat dapat bekerja memanipulasi otot dan sendi.

Referensi: https://www.health.detik.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *